Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa dan memahami pengaruh green accounting, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), dan tata kelola perusahaan (GCG) terhadap kinerja keuangan perusahaan subsektor konstruksi dan bangunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2021 hingga 2024. Dalam penelitian ini, 36 perusahaan digunakan sebagai sampel, dan pendekatan kuantitatif diterapkan. Data tersebut didasarkan pada laporan tahunan dan laporan keberlanjutan, dan dianalisis menggunakan alat statistik bernama PLS. Data diproses menggunakan model luar dan model dalam. Hasil penelitian, akuntansi hijau dan GCG tidak berpengaruh besar terhadap kinerja keuangan perusahaan di sektor konstruksi dan bangunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sebaliknya, CSR terbukti memberikan dampak yang bermanfaat dan penting. Hal ini menunjukkan bahwa upaya pengungkapan dan pelaksanaan CSR dapat meningkatkan profitabilitas perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan program CSR sangat penting, serta diperlukan penerapan optimal dari Green Accounting dan GCG agar bisa memberikan dampak finansial yang lebih baik
Copyrights © 2026