Pertumbuhan industri skincare di Indonesia menuntut merek memperkuat strategi retensi konsumen. Studi ini mengkaji peran brand experience dalam membentuk repurchase intention dengan brand personality dan brand image sebagai variabel mediasi pada pengguna produk Skintific di Kota Semarang. Pendekatan kuantitatif eksplanatori diterapkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden. Pengolahan data menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil analisis menunjukkan bahwa brand experience memiliki hubungan signifikan dengan pembentukan brand personality dan brand image. Selain itu, brand experience juga memiliki hubungan langsung yang signifikan dengan repurchase intention. Sebaliknya, brand personality dan brand image tidak menunjukkan hubungan signifikan dengan niat beli ulang. Nilai R-square sebesar 70,4% mencerminkan kemampuan prediktif model yang kuat. Temuan ini menegaskan bahwa pengalaman merek yang dirasakan secara sensorik, afektif, perilaku, dan intelektual memegang peran utama dalam mendorong pembelian ulang, sementara citra dan kepribadian merek bersifat pelengkap. Fokus pada pengalaman nyata konsumen menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan loyalitas pasar skincare.
Copyrights © 2026