Industri farmasi di Indonesia menjadi Fenomena Khusus dengan mencatatkan pertumbuhan laba yang substansial di tengah pandemi COVID-19, yang berimplikasi pada kompleksitas kebijakan alokasi laba bersih. Studi ini bertujuan untuk menganalisis determinan kebijakan dividen melalui variabel keberagaman gender dewan direksi, skala perusahaan, dan leverage pada emiten farmasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) rentang tahun 2020-2024. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini memanfaatkan data sekunder dari laporan keuangan tahunan dengan menerapkan metode sensus atau sampling jenuh. Estimasi model dilakukan menggunakan regresi data panel melalui perangkat lunak Stata 17, di mana pemilihan model terbaik ditentukan berdasarkan uji Chow dan uji Hausman. Temuan penelitian menunjukkan bahwa representasi perempuan dalam dewan serta skala perusahaan yang besar secara signifikan meningkatkan rasio pembayaran dividen. Di sisi lain, tingkat leverage yang tinggi terbukti menghambat distribusi laba. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diversifikasi struktur dewan dan optimalisasi struktur modal merupakan faktor krusial bagi keberlanjutan dividen Perusahaan serta meningkatkan kepercayaan para investor.
Copyrights © 2026