Pencapaian target organisasi sangat bergantung pada performa individu setiap pegawai, yang menjadikannya elemen vital dalam manajemen strategis, khususnya pada perusahaan pelayanan publik seperti PT PLN (Persero). Berbagai penelitian sebelumnya mengindikasikan bahwa kepemimpinan strategis, pengembangan sumber daya manusia, dan lingkungan kerja memengaruhi kinerja karyawan. Namun, temuan yang ada masih belum konsisten, terutama terkait peran lingkungan kerja dalam meningkatkan kinerja. Kesenjangan hasil penelitian tersebut menegaskan perlunya dilakukan kajian empiris lebih lanjut. Studi ini bertujuan mengevaluasi dampak ketiga variabel tersebut terhadap performa karyawan di PT PLN (Persero) UPP JBB 2 Gandul melalui metode kuantitatif asosiatif. Dengan melibatkan 40 responden melalui teknik sampel jenuh, data dikumpulkan via kuesioner skala Likert dan diuji menggunakan uji validitas dan reliabilitas serta uji asumsi klasik. Tahap akhir diuji menggunakan regresi linier berganda yang disertai dengan uji-t untuk membuktikan signifikansi pengaruh secara parsial. Hasil studi membuktikan bahwa kepemimpinan strategis dan pengembangan SDM menjadi pendorong utama yang secara nyata meningkatkan performa pegawai. Di sisi lain, faktor lingkungan kerja tercatat memiliki arah hubungan yang positif, namun kontribusinya tidak cukup kuat untuk memengaruhi kinerja karyawan di PT PLN (Persero) UPP JBB 2 Gandul secara signifikan. Temuan ini memberikan masukan strategis bagi manajemen dalam merancang kebijakan pengembangan organisasi yang lebih presisi dan efisien di masa mendatang.
Copyrights © 2026