Kajian ini bertujuan mengkaji keterkaitan TATO, DER, CR, dan Firm Size dengan ROA pada perusahaan manufaktur subsektor tekstil dan garmen. Pendekatan kuantitatif digunakan melalui analisis regresi linear berganda yang diawali dengan pengujian asumsi klasik. Data sekunder bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pemilihan sampel dilakukan secara purposive dengan kriteria ketersediaan laporan keuangan lengkap selama periode pengamatan. Sampel terdiri atas 15 perusahaan dengan rentang observasi delapan tahun, sehingga diperoleh 120 data. Hasil uji t mengindikasikan bahwa TATO, DER, dan CR tidak memiliki signifikansi statistik pada ROA. Firm Size memiliki keterkaitan positif dan signifikan, yang mencerminkan peran skala perusahaan dalam pembentukan profitabilitas. Hasil uji F memperlihatkan bahwa TATO, DER, CR, dan Firm Size secara simultan tidak memiliki signifikansi statistik pada ROA. Nilai koefisien determinasi yang rendah mencerminkan keterbatasan rasio keuangan dalam menjelaskan variasi profitabilitas perusahaan tekstil dan garmen. Kondisi ini mengarah pada dominasi faktor eksternal dan karakteristik industri, seperti tekanan pasar, biaya produksi, dan dinamika makroekonomi, dalam membentuk kinerja laba perusahaan.
Copyrights © 2026