Kajian ini berfokus pada pengujian peran audit internal dan pengendalian internal dalam pencegahan kecurangan pada perusahaan outsourcing. Pendekatan kuantitatif asosiatif diterapkan dengan analisis regresi linear berganda. Data primer bersumber dari kuesioner terstruktur yang diisi oleh 32 responden, yaitu seluruh karyawan perusahaan, melalui teknik sampling jenuh. Tahapan analisis meliputi uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, serta pengujian hipotesis parsial dan simultan. Hasil uji t memperlihatkan bahwa audit internal memiliki nilai t hitung 2,375 dengan signifikansi 0,001, sedangkan pengendalian internal mencatat nilai t hitung 4,114 dengan signifikansi 0,005, sehingga keduanya berperan signifikan secara parsial. Hasil uji F menghasilkan nilai F hitung 135,346 dengan signifikansi 0,000, yang menegaskan peran signifikan kedua variabel secara simultan. Nilai koefisien determinasi mencapai 90,3%, yang merefleksikan kemampuan model dalam menjelaskan variasi pencegahan kecurangan. Temuan ini menegaskan bahwa sinergi audit internal yang berjalan efektif dan pengendalian internal yang diterapkan secara konsisten membentuk mekanisme pengawasan yang kuat, mempersempit ruang penyimpangan, serta meningkatkan integritas dan akuntabilitas pelaporan keuangan organisasi.
Copyrights © 2026