Kajian ini menelaah keterkaitan employee well-being dan work environment dengan employee turnover melalui job satisfaction sebagai variabel mediasi. Analisis bertumpu pada pendekatan kuantitatif menggunakan model struktural berbasis Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data primer bersumber dari kuesioner terstruktur yang diisi oleh 100 karyawan tetap PT Intidaya Rajawali Mulia. Evaluasi model mencakup pengujian outer model dan inner model guna menilai kualitas pengukuran serta hubungan antarkonstruk. Temuan utama memperlihatkan kontribusi signifikan employee well-being dan work environment dalam pembentukan job satisfaction. Kontribusi langsung employee well-being dan work environment dengan employee turnover tidak bersifat signifikan. Job satisfaction memiliki kontribusi signifikan dalam menjelaskan variasi employee turnover dengan arah hubungan positif. Analisis tidak langsung menegaskan peran job satisfaction sebagai mediator yang menghubungkan kondisi kesejahteraan dan lingkungan kerja dengan dinamika turnover. Kesimpulan menekankan bahwa pengendalian employee turnover lebih efektif melalui penguatan job satisfaction yang dibangun dari kesejahteraan dan lingkungan kerja, serta perlu diimbangi kebijakan retensi lain agar mobilitas karier karyawan dapat dikelola secara lebih seimbang.
Copyrights © 2026