Ketahanan pangan merupakan isu strategis yang berperan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat. Dalam era digital, media visual seperti animasi menjadi sarana efektif untuk menyampaikan pesan edukatif secara menarik dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk merancang animasi edukatif mengenai ketahanan pangan dengan menerapkan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang terdiri dari enam tahap: konsep, desain, pengumpulan materi, pembuatan, pengujian, dan distribusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, dengan studi literatur sebagai dasar pengembangan konten, serta kuesioner skala Likert untuk mengevaluasi efektivitas animasi. Hasil evaluasi dari 30 responden menunjukkan bahwa seluruh aspek—kejelasan pesan, kualitas visual, daya tarik karakter, alur cerita, dan pengaruh terhadap pemahaman—memperoleh skor rata-rata di atas 3,8 yang termasuk dalam kategori “Setuju” hingga “Sangat Setuju”. Hal ini membuktikan bahwa animasi yang dikembangkan dinilai berhasil dan layak sebagai media edukatif. Implementasi metode MDLC terbukti efektif dalam menghasilkan animasi 2D yang terstruktur, komunikatif, dan dapat dijadikan referensi dalam pengembangan media pembelajaran serupa.
Copyrights © 2025