Kasus asam urat masih banyak ditemukan di masyarakat, sementara pemahaman mengenai pola makan, gaya hidup sehat, serta penggunaan obat yang benar masih tergolong rendah. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan warga Desa Sarimakmur melalui penyuluhan kesehatan yang meliputi pretest, penyampaian materi, diskusi interaktif, dan posttest. Sebanyak 30 peserta dipilih secara purposive dan diberikan instrumen berupa 10 pertanyaan pengetahuan dasar mengenai asam urat. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, terlihat dari total jawaban benar yang naik dari 196 pada pretest menjadi 257 pada posttest. Namun, uji Wilcoxon menghasilkan nilai p = 0,274 sehingga peningkatan tersebut belum signifikan secara statistik. Meski demikian, edukasi tetap memberikan pengaruh positif karena mampu membantu peserta memahami hubungan antara makanan tinggi purin, gaya hidup sehari-hari, serta penggunaan obat dalam pengelolaan asam urat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan sederhana tetap berperan penting dalam menambah wawasan masyarakat sebagai langkah awal menuju perubahan perilaku yang lebih sehat.
Copyrights © 2026