Kanker serviks masih menjadi salah satu penyebab utama kematian pada wanita usia subur (WUS) di Indonesia. Salah satu metode pencegahan yang efektif adalah pemeriksaan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara karakteristik WUS dan tingkat pengetahuan mereka mengenai deteksi dini kanker serviks melalui tes IVA. Penelitian dilaksanakan pada 29 April 2025 di Majelis Taklim Nur Hidayah, Ubung, Denpasar Utara, menggunakan desain cross-sectional. Sampel diperoleh melalui teknik simple random sampling dengan total 56 responden. Hasil analisis univariat menunjukkan sebagian besar responden berusia di atas 35 tahun (53,6%), berpendidikan dasar (60,7%), tidak bekerja (53,6%), dan memiliki tingkat pengetahuan yang baik (58,9%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara usia (p=0,006) dan tingkat pendidikan (p=0,016) dengan tingkat pengetahuan responden. Namun, status pekerjaan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik (p=0,059). Temuan ini menunjukkan perlunya upaya edukasi yang mempertimbangkan faktor usia dan pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan tentang deteksi dini kanker serviks. Pengurus organisasi diharapkan bekerja sama dengan puskesmas setempat dalam kegiatan penyuluhan IVA secara rutin agar cakupan pemeriksaan dan kesadaran anggota semakin meningkat
Copyrights © 2026