Sectio caesarea merupakan prosedur pembedahan yang dapat menimbulkan kecemasan pada pasien, khususnya saat akan dilakukan anestesi spinal. Kecemasan ini berdampak negatif terhadap kondisi fisiologis dan psikologis pasien. Intervensi non-farmakologis seperti edukasi menggunakan audiovisual animasi motion graphic dapat menjadi alternatif untuk menurunkan kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian audiovisual animasi motion graphic terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre operasi sectio caesarea dengan spinal anestesi. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest dengan jumlah sampel sebanyak 92 responden yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kecemasan adalah kuesioner APAIS (Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale). Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Sebelum diberikan audiovisual, sebagian besar pasien mengalami kecemasan sedang (72,8%). Setelah intervensi, terjadi penurunan tingkat kecemasan di mana mayoritas pasien mengalami kecemasan ringan (63%) dan sebagian tidak mengalami kecemasan (25%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value sebesar 0.000 (<0.05) yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara pemberian audiovisual terhadap penurunan tingkat kecemasan.
Copyrights © 2026