Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil merupakan salah satu masalah gizi utama yang berdampak terhadap kesehatan ibu dan janin. KEK dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan, termasuk kelahiran bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dan kematian ibu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara asupan zat gizi makro (karbohidrat, protein, dan lemak) dengan kejadian KEK pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Berbah. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional) dan melibatkan 56 responden yang dipilih melalui teknik Purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) dan pengukuran antropometri Lingkar Lengan Atas (LILA). Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dan uji fisher exact . Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara asupan protein dengan kejadian KEK (p = 0,000), di mana ibu dengan asupan protein kurang memiliki risiko lebih tinggi mengalami KEK. Sementara itu, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara asupan karbohidrat (p = 0,532) dan lemak (p = 0,109) dengan kejadian KEK. Namun, ibu dengan asupan lemak kurang memiliki risiko 6 kali lebih besar mengalami KEK (OR = 6; 95% CI: 0,5–73,5), meskipun tidak bermakna secara statistik. Kesimpulannya, asupan protein merupakan faktor zat gizi makro yang paling berpengaruh terhadap kejadian KEK pada ibu hamil di Puskesmas Berbah.
Copyrights © 2026