Gastritis merupakan keadaan peradangan mukosa lambung disebabkan proteksi dalam lambung berkurang. Gastritis dipengaruhi oleh pola makan tidak teratur, faktor stres, jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi, NSAID, dan Helicobacter Pylori. Tujuan: mengetahui hubungan sarapan pagi dengan kejadian gastritis pada remaja di SMA Negeri 6 Yogyakarta. Metode: Jenis penelitian adalah deskriptif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 288 siswa/i kelas XI SMA Negeri 6 Yogyakarta dengan penentuan sampel menggunakan Quota sampling sebanyak 83 responden. Analisis data menggunakan uji fisher exact test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan kebiasaan sarapan pagi siswa kelas XI mayoritas baik sebanyak 68 orang (81,93%), kejadian gastritis sebanyak 8 orang (9,64%). Hasil uji fisher exact test didapatkan nilai p-value 1,000 dengan nilai α>0,05 tidak terdapat hubungan sarapan pagi dengan kejadian gastritis. Kesimpulan: tidak terdapat hubungan sarapan pagi dengan kejadian gastritis pada remaja.
Copyrights © 2026