Latar Belakang : Kurangnya pengetahuan dapat mengakibatkan sikap seseorang menjadi negatif. Sifat khas remaja mempunyai rasa mempunyai rasa keingintahuan yang besar, menyukai petualangan dan tantangan serta cenderung berani menanggung risiko atas perbuatannya tanpa didahului oleh pertimbangan yang matang. Apabila keputusan yang diambil dalam menghadapi konflik tidak tepat, maka remaja akan jatuh dalam perilaku berisiko dan menanggung akibat baik jangka pendek dan jangka panjang. Selain itu, Masalah kesehatan utama yang hampir terjadi di seluruh negara adalah Penyakit Menular Seksual (PMS) Dampak negatif dari PMS sangat bervariasi mulai dari infertilitas, kelahiran mati, kelainan kongenital, hingga kanker serviks bagi wanita. Tujuan : Menganalisis Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Siswa/i Kelas VII di SMP Negeri 8 Palangkaraya. Metode : Kuantitatif - pre experimental dengan pendekatan one group pretest- posttest design, sampel sebanyak 41, pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dan kuesioner sikap, pendidikan kesehatan, dan analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil : Berdasarkan hasil uji statistik wilcoxone p value = 0,00<0,05 untuk pengetahuan dan p value = 0,00<0,05 untuk sikap. Penelitian menunjukan H1 dan H2 diterima, sehingga ada pengaruh Pendidikan Kesehatan tentang Kesehatan Reproduksi terhadap Pengetahuan dan Sikap Siswa/i di SMP Negeri 8 Palangkaraya. Kesimpulan : Ada pengaruh pengetahuan dengan pendidikan kesehatan, sikap dengan pendidikan kesehatan tentang kesehatan reproduksi pada siswa/i kelas vii di SMP Negeri 8 Palangkaraya.
Copyrights © 2026