Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami lansia dan berisiko menjadi faktor utama terjadinya komplikasi kardiovaskular, seperti stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal apabila tidak ditangani dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana asuhan keperawatan gerontic terapi penerapan Slow Deep Breathing terhadap penurunan tekanan darah pada Ny. R dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Sumbang 1. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus melalui proses pengkajian, penetapan diagnosa, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Intervensi utama berupa latihan Slow Deep Breathing yang dilakukan secara rutin selama tiga hari dengan pendampingan keluarga. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah secara bertahap setelah pasien melakukan latihan tersebut. Pada hari pertama tekanan darah pasien masih relatif tinggi, namun setelah dilakukan Slow Deep Breathing tampak adanya penurunan meskipun belum signifikan. Pada hari kedua, terjadi penurunan yang lebih nyata baik pada tekanan darah sistolik mapupun diastolik, disertai dengan laporan pasien merasa lebih rileks, nyaman, dan berkurangnya keluhan sakit kepala. Pada hari ketiga, tekanan darah pasien berada pada kisaran yang mendekati target normal yaitu 140/80 mmHg, yang menunjukan bahwa latihan Slow Deep Breathing memberikan efek relaksasi dan membantu menurunkan tekanan darah secara konsisten. Kesimpulannya, Slow Deep Breathing efektif membantu menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi dan dapat dijadikan terapi nonfarmakologis sederhana dalam praktik keperawatan. Keterbatasan penelitian ini adalah jumlah subjek yang terbatas pada sau pasien, waktu pelaksanaan yang dingat, serta adanya kemungkinan subjektivitas pasien dalam melakukan latihan, sehingga diperlukan penelitian lanjutan dengan responden lebih banyak dan waktu intervensi yang lebih panjang.
Copyrights © 2026