Asma bronkial merupakan kondisi pernapasan jangka panjang yang dapat mengganggu ventilasi dan menurunkan kualitas hidup seseorang. Masalah utama yang sering dihadapi penderita asma adalah pola pernapasan yang tidak efisien. Meskipun terapi farmakologis sering digunakan, efek samping merupakan bahaya pengobatan jangka panjang. Pendekatan Buteyko adalah pengobatan non-farmakologis yang dapat membantu orang bernapas lebih baik dan mengurangi episode asma. Untuk lebih memahami bagaimana metode Buteyko digunakan di RSI Banjarnegara untuk pasien asma bronkial dengan pola pernapasan yang buruk, penelitian ini dilakukan. Metodologi studi kasus yang dikombinasikan dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi digunakan dalam penelitian ini. Hasil menunjukkan bahwa pola pernapasan pasien membaik setelah tiga hari penerapan metode Buteyko. Perbaikan ini ditandai dengan penurunan frekuensi pernapasan, penurunan penggunaan otot bantu pernapasan, dan peningkatan saturasi oksigen. Teknik Buteyko terbukti efektif sebagai intervensi tambahan dalam menangani pasien asma bronkial. Diharapkan teknik ini dapat diterapkan secara luas dalam praktik keperawatan sebagai alternatif intervensi nonfarmakologis.
Copyrights © 2026