Burnout salah satu ancaman bagi perawat kamar operasi karena beban kerja yang berat, tekanan kerja yang tinggi dan tuntutan konsentrasi serta kemampuan yang maksimal dalam ruang operasi. Burnout dapat menimbulkan kelelahan fisik dan psikologis yang berdampak negatif pada kepuasan kerja, produktivitas, kualitas pelayanan kesehatan di ruang operasi, keselamatan pasien dan perawat. Salah satu faktor yang mempengaruhi burnout adalah kurangnya dukungan sosial perawat. Teori Sarafino dan Smith dukungan sosial berperan penting dalam mengurangi stres dan mencegah burnout. Menganalisis hubungan social support menurut teori Sarafino dan Smith dengan kejadian burnout perawat kamar operasi. Jenis korelasional dengan pendekatan cross-sectional dan uji statistik Spearman-rank. Populasi penelitian seluruh perawat kamar operasi yang diambil dengan teknik total sampling, sejumlah 62 orang. Menunjukkan ada hubungan social support dengan burnout perawat kamar operasi dengan p-value = 0,000 < 0,05 dan nilai r = -0,771 (hubungan sangat kuat). Hasil korelasi menunjukkan nilai negatif, artinya semakin tinggi social support maka semakin rendah kejadian burnout yang dialami perawat kamar operasi. Social support yang baik dengan rekan kerja menjadikan perawat merasa tidak sendirian menghadapi tantangan, sehingga stres dan kelelahan yang menyebabkan burnout dapat berkurang.
Copyrights © 2026