Latar Belakang: Perilaku mencuci tangan merupakan langkah sederhana untuk mencegah penyakit, namun hanya 52,3% anak SD di Yogyakarta yang rutin mencuci tangan dengan sabun meskipun fasilitas tersedia. Rendahnya pengetahuan dan keterampilan mencuci tangan membuat anak rentan terkena diare dan ISPA yang dapat mengganggu aktivitas sekolah dan kesehatan. Media video dipilih sebagai metode edukasi karena mampu memberikan contoh visual yang menarik dan mudah ditiru. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi video terhadap pengetahuan dan keterampilan mencuci tangan pada siswa kelas IV SD Muhammadiyah Mlangi. Metode: Penelitian menggunakan desain Quasi Eksperimen dengan One Group Pre-Test and Post-Test Design tanpa kelompok kontrol. Sampel sebanyak 25 dari 50 siswa dipilih menggunakan rumus Slovin dan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan dan lembar observasi keterampilan mencuci tangan yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mencuci tangan setelah edukasi. Sebelum intervensi, pengetahuan siswa berada pada kategori cukup (52,0%) dan keterampilan rendah (36,0%), sedangkan setelah intervensi meningkat menjadi kategori baik (72,0% dan 84,0%). Nilai p < 0,05 menunjukkan adanya pengaruh signifikan edukasi video terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan Kesimpulan: Edukasi melalui video efektif membantu siswa memahami dan mempraktikkan langkah mencuci tangan dengan benar.
Copyrights © 2026