Postoperative Nausea and Vomiting (PONV) merupakan kondisi mual, keinginan muntah, atau muntah yang terjadi dalam pascaoperatif. Penelitian ini dilakukan di RSI Banjarnegara, untuk melihat bagaimana hubungan antara status perokok dan MAP dengan kejadian PONV pada pasien pasca anestesi umum. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross- sectional, melibatkan 62 responden yang dipilih melalui consecutive sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi dan kuisoner. Hasilnya menunjukkan bahwa mayoritas responden bukan perokok yaitu 35 responden, sebagian besar responden memiliki MAP dalam batas normal (34 responden), dan sebagian besar pasien menunjukkan tidak mengalami PONV (33 responden). Analisis statistik menggunakan uji chi-square dan uji spearman menunjukkan adanya hubungan signifikan antara status perokok dengan kejadian PONV (5,647 > 3,481) serta terdapat hubungan antara MAP dengan kejadian PONV (p= 0,013 < 0,05) dengan correlation coefficient (-0,314). kesimpulannya terdapat hubungan signifikan antara status perokok dan kejadian ponv serta ditemukan hubungan dengan arah hubungan negatif cukup antara MAP dengan kejadian PONV, dimana semakin rendah MAP pasien maka cenderung meningkatkan kejadian PONV.
Copyrights © 2026