Luka tekan merupakan masalah umum di kalangan pasien kritis di unit perawatan intensif dan berkaitan dengan peningkatan angka morbiditas serta lamanya masa rawat inap; oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas perban profilaksis dalam pencegahan luka tekan. Penelitian ini menggunakan tinjauan literatur dengan pendekatan deskriptif-analitis, yang melibatkan pencarian artikel di basis data Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect berdasarkan kriteria inklusi yang mencakup tahun 2020–2026, ketersediaan artikel teks lengkap, dan desain studi eksperimental. Enam artikel dipilih dan dianalisis menggunakan penilaian kualitas metodologis. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan perban profilaksis memberikan efek yang bervariasi, dengan beberapa studi menunjukkan penurunan signifikan dalam insiden luka tekan, sementara yang lain tidak menunjukkan perbedaan signifikan dibandingkan dengan perawatan standar. Jenis perban yang digunakan meliputi perban berbasis silikon, perban berlapis, dan perban alternatif sederhana, dengan hasil yang relatif sebanding. Temuan ini menunjukkan bahwa perban profilaksis memiliki potensi sebagai intervensi tambahan dalam pencegahan luka tekan; namun, efektivitasnya dipengaruhi oleh kondisi pasien dan penerapan perawatan standar. Oleh karena itu, perban profilaksis direkomendasikan sebagai bagian dari strategi pencegahan komprehensif, bukan sebagai intervensi tunggal.
Copyrights © 2026