Kualitas pelayanan keperawatan merupakan faktor krusial yang menentukan kepuasan pasien, namun banyak fasilitas kesehatan masih menghadapi tantangan operasional yang menghambat mutu layanan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas pelayanan keperawatan di RS Tugurejo Semarang, menjelaskan karakteristik pelayanan di Ghana, serta menganalisis perbandingannya. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif komparatif dengan pendekatan tinjauan pustaka (literature review) serta observasi kontekstual. Hasil menunjukkan bahwa RS Tugurejo memiliki keunggulan pada fasilitas dan sistem terakreditasi, namun menghadapi tantangan pada beban kerja dan optimalisasi komunikasi terapeutik. Sebaliknya, praktik di Ghana sangat terbatas secara logistik, sehingga mutu pelayanan lebih bergantung pada empati dan hubungan interpersonal individu perawat. Simpulan penelitian menegaskan bahwa meskipun infrastruktur berbeda, kompetensi komunikasi dan sikap profesional perawat tetap menjadi penentu utama kepuasan pasien di kedua negara.
Copyrights © 2026