Menstrual hygiene merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh remaja putri saat di fase menstruasi. Remaja putri seringkali mengabaikan menstrual hygiene saat sedang menstruasi seperti tidak mengganti pembalut setiap 4-6 jam, tidak mencuci area genital dengan bersih, tidak mencuci tangan sebelum dan sesudah mengganti pembalut. Menstrual hygiene yang tidak benar saat menstruasi dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan seperti infeksi saluran kemih (ISK), infeksi jamur, keputihan patologis, bahkan penyakit radang panggul yang dapat memengaruhi kesuburan. Kurangnya menstrual hygiene pada remaja putri terjadi karena rendahnya tingkat pengetahuan mengenai menstrual hygiene. Untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai menstrual hygiene perlu adanya pemberian edukasi agar remaja putri tidak mudah menerima stigma yang salah terkait menstruasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas edukasi berbasis sosial media terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang menstrual hygiene. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan database Google Scholar, Science Direct, Sematic Schoolar dan Scopus dengan kata kunci menggunakan PICOS. P (Remaja Putri), I (Artikel Penkes Menstrual Hygiene), C (Peningkatan Pengetahuan), O (Peningkatan Pengetahuan Berbasis Media Sosial), S (Quasy Eksperiment, Pre-Eksperimental). Kriteria inklusi dari artikel yang telaah yaitu jurnal yang diterbitkan dalam waktu 10 tahun terakhir, artikel full text, metode quasy eksperiment dan pre-experimental. Hasil dari 8 artikel yang telah diriview dapat diketahui bahwa pemberian edukasi berbasis media sosial dalam meningkatkan pengetahuan menstrual hygiene pada remaja putri terbukti efektif dan memiliki pengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap pada remaja putri.
Copyrights © 2026