Keterbatasan pasokan listrik di Desa Doplang, Kabupaten Semarang, merupakan masalah yang menjadi penghambat pelaksanaan berbagai aktivitas desa, terutama kegiatan pelaku UMKM dalam acara seperti Expo UMKM dan penyediaan air bersih. Kondisi ini menuntut adanya solusi energi alternatif yang praktis, ramah lingkungan yang mampu melakukan mobiliasi dengan praktis dan mudah. Studi ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) portabel yang berbasis off-grid, mampu menghasilkan dan menyimpan energi listrik untuk memenuhi kebutuhan listrik skala kecil. Sistem dirancang melalui langkah-langkah studi literatur, penentuan kebutuhan beban, pemilihan komponen, proses perakitan, dan pengujian sistem. Sistem yang dirancang terdiri dari 21 panel surya 100 WP dengan konfigurasi 7 seri 3 paralel, dengan menggunakan komponen utama berupa baterai LiFePO4 48V 100Ah, Solar Charge Controller (SCC) tipe MPPT, dan Inverter Pure Sine Wave 5000 Watt. Uji coba dilaksanakan secara langsung dengan pengumpulan data setiap 30 menit dari pukul 09.02 hingga 14.02 WIB, menggunakan parameter arus, tegangan, dan daya. Hasil pengujian menunjukkan daya maksimum mencapai 1339,8 Watt dengan efisiensi 63%, sedangkan daya minimum 75,4 Watt dengan efisiensi 3%, yang dipengaruhi oleh intensitas sinar matahari. Sistem ini juga mampu menyuplai listrik AC 220V dan memberikan daya pada perangkat elektronik seperti kipas angin, pengisi daya HP, pengeras suara melalui inverter. Secara keseluruhan, sistem PLTS portabel ini berfungsi dengan baik dan cocok hal ini mengindikasikan bahwa perangkat ini dapat menyediakan daya untuk berbagai kebutuhan listrik skala kecil dengan stabil, menjadikannya solusi yang praktis bagi masyarakat desa
Copyrights © 2025