AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh inklusi keuangan terhadap PDB Indonesia. Data yang digunakan adalah data sekunder dari tahun 2004 sampai tahun 2015 yang diperoleh dari World Development Indicator (WDI) dan Financial Access Survey – International Monetary Fund (FAS IMF). Metode analisis data yang digunakan adalah OLS (Ordinary Least Square). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel inklusi keuangan yang seperti jumlah kantor bank, jumlah ATM, dan jumlah rekening kredit memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap PDB. Perbankan dan pemerintah diharapkan dapat bekerja sama dengan baik serta berperan dalam menciptakan sektor keuangan yang lebih inklusif agar dapat mendorong meningkatkan PDB. Penelitian selanjutnya diharapkan meneliti bagaimana pengaruh inklusi keuangan terhadap transmisi kebijakan moneter.Kata kunci : Inklusi Keuangan, PDB, OLS, Sektor Keuangan, Moneter.
Copyrights © 2017