Material komposit berbasis serat alami semakin banyak dimanfaatkan dalam berbagai bidang karena sifatnya yang ramah lingkungan dan berpotensi menggantikan material sintetis. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh perlakuan perendaman serat batang eceng gondok menggunakan larutan NaOH (5%, 10%, 15%) dan aquades dengan variasi waktu 1, 2, dan 3 jam terhadap sifat mekanik komposit, khususnya kekuatan bending dan impak. Metode penelitian meliputi pembersihan batang eceng gondok, pemisahan serat, pemotongan, penimbangan, pencampuran dengan resin dan katalis, penuangan ke cetakan, dan pengujian mekanik. Hasil menunjukkan bahwa kekuatan bending tertinggi (2,8016 kgf/mm²) diperoleh pada perendaman NaOH 5%–aquades 95% selama 1 jam, sedangkan terendah (1,608 kgf/mm²) pada perendaman NaOH 15%–aquades 85% selama 3 jam. Komposit dengan serat normal memiliki kekuatan bending terendah kedua (1,593 kgf/mm²). Untuk uji impak, kekuatan tertinggi (608,128 Joule/mm²) terdapat pada serat normal tanpa perendaman, sedangkan terendah (585,700 Joule/mm²) pada perendaman NaOH 5%–aquades 85% selama 1 jam.
Copyrights © 2026