Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi manajemen pakan Complete Feed Domba (CFD) berbahan baku lokal terhadap performa produksi dan nilai ekonomi usaha penggemukan domba di Peternakan UD. Kambing Burja Lawang, Kabupaten Malang. Pakan CFD dirancang untuk mengoptimalkan kebutuhan nutrisi domba dengan menggunakan bahan lokal seperti pongkol singkong, kulit kopi, kulit singkong, dan bungkil kopra, untuk mengurangi ketergantungan pada hijauan yang berfluktuasi serta menekan biaya produksi. Penelitian ini dilakukan selama dua bulan (November 2024 - Januari 2025) menggunakan metode observasi dan wawancara. Sampel domba dipilih dengan teknik purposive sampling berdasarkan jenis ternak (Dorper, Awassi, Lokal), jenis kelamin, umur dan kondisi kesehatan. Data yang dikumpulkan meliputi konsumsi pakan, analisis kadar air, bobot badan awal dan akhir, pertambahan bobot badan harian (PBBH) konversi pakan serta analisis efisiensi dan analisis kelayakan finansial (R/C Ratio, B/C Ratio, ROI, Payback Period, dan BEP). Hasil penelitian menunjukan bahwa pakan Complete Feed Domba (CFD) berbahan baku lokal sudah memenuhi standar NRC dan memiliki kualitas nutrisi yang sesuai, sehingga mampu menghasilkan rata-rata konsumsi bahan kering sebesar 1,48 kg/ekor/hari atau 4,5% dari bobot badan, dengan rata-rata pertambahan bobot badan harian sebesar 245,0±76,6 g/ekor/hari, nilai efisiensi sebesar 17,7%, dan konversi pakan (FCR) sebesar 5,6 yang menunjukan efisien cukup baik. Secara sisi ekonomi, usaha ini layak dijalankan dengan nilai R/C Ratio 1,24, B/C Ratio 0,24, ROI 13,1% per periode, dan periode balik modal (Payback period) selama 1,4 tahun. Titik impas usaha (BEP unit) tercapai pada penjualan minimal 21-22 ekor domba/periode dengan harga jual minimal Rp. 2.460.700/ekor. Hasil penelitian ini merekomendasikan penggunaan pakan Complete Feed Domba (CFD) berbahan baku lokal sebagai alternatif strategis dalam usaha penggemukan domba, guna meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha peternakan secara ekonomis.
Copyrights © 2026