Penelitian ini diarahkan guna mengkaji bagaimana pertumbuhan ekonomi serta tingkat kemiskinan memengaruhi IKLH di Pulau Jawa sepanjang 2019-2023. Latar belakang penelitian didasari oleh kondisi Pulau Jawa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional yang mempunyai nilai IKLH relatif lebih rendah dibandingkan pulau lainnya di Indonesia. Ketidakseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan, dan kualitas lingkungan hidup menjadi tantangan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Studi ini dilaksanakan dengan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian asosiatif kausal dan pemanfaatan teknik analisis data panel yang mencakup enam provinsi di Pulau Jawa pada kurun waktu 2019-2023. Seluruh data penelitian berasal dari sumber sekunder yang didapatkan dengan publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis dilaksanakan menerapkan E-Views 13 dengan tahapan pemilihan model regresi data panel yang sesuai. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa secara bersamaan pertumbuhan ekonomi dan tingkat kemiskinan memberi implikasi signifikan terhadap IKLH. Secara individual, variabel pertumbuhan ekonomi mengindikasikan arah keterkaitan negatif yang tidak signifikan, sementara tingkat kemiskinan memberi pengaruh positif yang signifikan terhadap IKLH. Temuan ini mengindikasikan bahwa dinamika keterkaitan antara faktor ekonomi dan kualitas lingkungan hidup di Pulau Jawa bersifat kompleks, sehingga diperlukan kebijakan pembangunan yang mampu menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi, pengentasan kemiskinan, dan kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026