Meslipun literatur mengenai akuntabilitas publik telah berkembang pesat, namun kajian komprehensif yang memetakan evolusi intelektual modus operandi kecurangan dalam laporan keuangan pemerintah daerah di Indonesia masih sangat terbatas. Dinamika otonomi daerah dan kompleksitas anggaran di indonesia menciptakan resiko yang terus bertransformasi, namun sintesis sistematis terhadap pola-pola tersebut belum terakomodasi secara integratif dalam peta jalan riset nasional. Penelitian ini mengeksplorasi peta jalan riset ilmiah mengenai modus operandi tersebut melalui pendekatan analisis bibliometrik. Menggunakan data dari 387 publikasi yang terindeks di Crossref (periode 2015-2024), penelitian ini memproses data melalui perangkat lunak Publish or Perish dan memvisualisasikannya dengan VOSviewer. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa diskursus akademik masih berpusat pada sistem pengendalian intern dan peran audit sebagai instrumen utama pencegahan. Namun, terdapat tren signifikan yang mengarah pada penggunaan teori Fraud Pentagon dan integrasi sistem digital seperti SIPD dalam memitigasi risiko. Keterbaruan studi ini terletak pada sintesis literatur selama satu dekade yang menghubungkan aspek teknis akuntansi dengan dinamika politik lokal. Hasil ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi badan pengawas untuk merancang strategi audit yang lebih prediktif dan berbasis teknologi.
Copyrights © 2026