Latar belakang: Laboratorium kateterisasi merupakan salah satu sarana penting sebagai diagnostik dan intervensi, khususnya untuk Penyakit jantung bawaan (PJB) pada anak. Tingginya kebutuhan pelayanan unit ini menuntut utilisasi yang optimal. Utilisasi yang tidak efisien akan memperlama waktu tunggu tindakan, memperboros sumber daya, dan berpotensi pada perburukan klinis pasien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis utilisasi laboratorium kateterisasi pediatrik di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita (RSJPDHK) serta faktor-faktor yang mempengaruhi utilisasi tersebut. Metode: Studi ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis menggunakan uji chi-square dan Mann Whitney. Data diperoleh melalui catatan register unit, rekam medis, regulasi, dan dokumen objek penelitian lainnya berdasarkan variabel mulai prosedur pertama, jeda waktu antar tindakan, waktu selesai prosedur terakhir, dan jumlah pasien harian. Variabel tersebut juga dianalisis dari sisi Standar Prosedur Operasional (SPO), Sumber Daya Manusia (SDM), dan fasilitas. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa utilisasi laboratorium kateterisasi pediatrik mencapai 81,21%, melebihi target indikator mutu RSJPDHK. Faktor-faktor yang berhubungan dengan utilisasi meliputi jumlah prosedur harian, jenis prosedur, dan waktu selesai prosedur terakhir, dengan nilai p-value < 0,05. Kesimpulan: Utilisasi laboratorium kateterisasi pediatrik masih perlu ditingkatkan, dan target utilisasi sebesar 70% atau tujuh jam per hari perlu ditinjau ulang agar dapat menampung lebih banyak prosedur dan mengurangi waktu tunggu pasien. Kata Kunci: Utilisasi, laboratorium kateterisasi, pediatrik, efisiensi
Copyrights © 2023