Pusat perbelanjaan atau sering dikenal dengan sebutan mall menjadi semakin banyak seiring dengan perkembangan jaman, hal ini tentunya menimbulkan persaingan yang mendorong tiap mall untuk berinovasi dan memperbaiki kekurangan. Penyewa (tenant) memiliki kewajiban untuk membayar biaya pemeliharaan (service charge) dan juga biaya utilitas, sehingga dari kewajiban dari tenant tersebut timbul piutang bagi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perputaran piutang usaha dan pelaksanaan pengendalian terhadap piutang usaha pada mall Plaza Mulia Samarinda pada periode 2013 – 2015.           Alat analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah receivable turnover (rasio aktivitas) untuk menghitung perputaran piutang usaha dan perhitungan persentase berdasarkan rumus dari Dean J. Champion (2014) untuk mengetahui tingkat keefektifan pengendalian internal yang telah dilaksanakan berdasarkan hasil wawancara pada responden dengan membagikan kuesioner.           Hasil penelitian menyimpulkan bahwa perputaran piutang usaha mengalami peningkatan pada periode 2013 – 2015 dengan perputaran sebanyak 19,6 kali pada tahun 2013, sebanyak 25,1 kali pada tahun 2014, dan sebanyak 27,1 kali pada tahun 2015. Sehingga dari hasil tersebut hipotesis untuk perputaran diterima. Untuk pengendalian terhadap piutang usaha yang dilaksanakan oleh manajemen Mall Plaza Mulia Samarinda sudah terlaksana dengan sangat efektif, hal ini dibuktikan dengan perhitungan menggunakan persentase dari teori Dean J. Champion (2014) yang memperoleh persentase sebesar 81% yang masuk dalam kategori sangat efektif (76% - 100%). Sehingga dari hasil tersebut hipotesis untuk pengendalian diterima.
Copyrights © 2017