Remaja merupakan kelompok usia yang berada pada fase transisi menuju dewasa, di mana mereka mulai menghadapi tantangan pengelolaan keuangan secara mandiri. Literasi keuangan yang rendah pada remaja dapat memicu masalah finansial yang berujung pada tekanan psikologis dan penurunan kesehatan mental. Penelitian dan program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan remaja melalui edukasi dan praktik pengelolaan keuangan sederhana, serta mengaitkannya dengan upaya menjaga kesehatan mental dan kesejahteraan hidup. Metode yang digunakan meliputi pemberian materi edukasi literasi keuangan, pelatihan pencatatan keuangan pribadi, serta simulasi perencanaan anggaran berbasis kebutuhan kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam mengelola uang saku, merencanakan pengeluaran prioritas, dan memahami pentingnya tabungan untuk kesehatan masa depan. Dengan demikian, literasi keuangan terbukti memiliki peran strategis dalam mendukung kesejahteraan finansial sekaligus kesehatan mental remaja.
Copyrights © 2026