Diabetes Mellitus bukan hanya diderita oleh dewasa awal, akhir, dan lansia melainkan juga rentan terjadi pada usia remaja. Mayoritas siswa di MA Sunni Darussalam dengan rentang usia 16-18 tahun belum pernah melakukan pemeriksaan rutin penyakit tidak menular, sehingga dilakukan penyuluhan dan pemeriksaan diabetes sebagai deteksi dini penyakit tidak menular pada remaja dengan tujuan meningkatkan pemahaman siswa. Metode pengabdian masyarakat ini yaitu penyuluhan yang dilakukan di MA Sunni Darussalam yakni dengan sasaran usia remaja. Outcome yang diharapkan dari pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan siswa tentang penyakit penyakut DM, patuh pada pengendalian terpadu PTM dan terdeteksinya suspect DM pada peserta penyuluhan. Outcome ini diukur dengan melihat tingkat pemahaman materi dalam bentuk posttest yang diberikan setelah penyuluhan. Hasil yang didapatkan dari kegiatan yang dilaksanakan menunjukkan para siswa sangat antusias dalam mendengarkan kegiatan yang disampaikan terbukti dengan adanya peningkatan nilai pretest (88,31%) dan posttest (95,36%), menjadi acuan keberhasilan dalam peningkatan pemahaman siswa, dengan demikian dapat disimpulkan kegiatan ini tersampaikan dengan baik sesuai tujuan kegiatan.
Copyrights © 2026