Pengembangan agrowisata khususnya di Agro Edu Wisata Kebun Bang Jani diperlukan adanya partisipasi yang baik antar pemangku kepentingan atau stakeholder yang terlibat agar terciptanya proses pengembangan yang efektif dan berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sekaligus mengklasifikasikan pemangku kepentingan dalam kegiatan pengembangan Agro Edu Wisata Kebun Bang Jani. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif untuk menguji partisipan para pemangku kepentingan dengan pendekatan stakeholders analysis. Berdasarkan hasil penelitian teridentifikasi 11 pemangku kepentingan menggunakan model penta helix yang terbagi dalam sektor pemerintah, akademisi, komunitas, pelaku usaha dan media. Kemudian diklasifikan ke dalam analisis stakeholder yang terbagi dalam beberapa klasifikasi yaitu key players, subject, context setter, dan crowd. Klasifikasi tersebut menunjukkan bahwa, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bangkalan serta Pengelola Agro Edu Wisata Kebun Bang Jani menempati posisi key players karena memiliki pengaruh dan kepentingan yang tinggi, sehingga perlu dilibatkan secara aktif pada pengelolaan, pengambilan keputusan, serta proses pengembangan Agro Edu Wisata.
Copyrights © 2026