Penelitian ini bertujuan untuk menguji bagaimana Rasio Utang terhadap Ekuitas (DER), Pertumbuhan Penjualan, Rasio Lancar (CR), dan Perputaran Total Aset (TATO) memengaruhi profitabilitas perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2021 dan 2023. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan mengandalkan data sekunder yang dikumpulkan dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Sampel terdiri dari 19 perusahaan, menghasilkan 57 observasi. Analisis melibatkan regresi linier berganda beserta pengujian asumsi klasik, seperti normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara individual, DER memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap profitabilitas, sedangkan Pertumbuhan Penjualan dan Rasio Lancar memiliki dampak positif yang signifikan. Namun, TATO tidak secara signifikan memengaruhi profitabilitas. Hal ini dapat disimpulkan, dari keempat variabel tersebut memiliki dampak keseluruhan yang signifikan terhadap profitabilitas. Hasil ini menunjukkan bahwa pengelolaan struktur modal perusahaan dan menjaga likuiditas yang baik, bersama dengan peningkatan penjualan, merupakan faktor penting dalam meningkatkan profitabilitas perusahaan makanan dan minuman di Indonesia
Copyrights © 2026