Masyarakat Sasak acapkali merasa diancam oleh makhluk-makhluk ghaib dalam berbagai lini kehidupan, dengan demikian masayarakat Sasak melakukan berbagai ritus. Penelitian ini bertujuan untuk mencari apa saja bentuk ritus dalam menghindari balq, dan bagaimana bentuk integrasi dalam budaya dalam budaya lokal. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, deskriptif, dan analitik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk ritus dalam tolak balaq pada masarakat seperti selametan kerbau, rebo bontong, dan perang timbung. Pada prosesi ritus berlangsung terkandung integrasi nilai Islam dan budaya lokal seperti adanya nilai shalawat, berzanji, tahlilan, do’a, syair-syair, dan serakalan.
Copyrights © 2024