Desa Batu Gede terletak di Kabupaten Bogor Barat, dari survei yang kami lakukan penduduk setempat memiliki akses yang sangat mudah untuk mendapatkan obat-obatan karena banyaknya fasilitas yang menyediakan obat seperti apotek, toko obat bahkan warung kelontong disekitar rumah warga sehingga masyarakat sering melakukan swamedikasi. Namun, tingkat pendidikan masyarakat belum memenuhi pengetahuan masyarakat untuk dapat mengelola obat yang sudah didapat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan edukasi tentang DAGUSIBU obat. Jenis Penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental pre-post design dengan pengambilan sampel sebanyak 85 orang yang diambil secara Stratifed sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner sebelum edukasi dan setelah di edukasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan data sosiodemografi responden terbanyak berdasarkan jenis kelamin perempuan yaitu 64,71%, berdasarkan usia terbanyak lansia awal 36,47%, berdasarkan pendidikan terbanyak SMA 68,24% dan berdasarkan pekerjaan terbanyak ibu rumah tangga 31,76%. Gambaran pengetahuan responden sebelum diedukasi kategori kurang sebanyak 28,24%, kategori pengetahuan cukup sebanyak 60%, dan kategori pengetahuan baik sebanyak 11,76%. Gambaran pengetahuan responden setelah diberikan edukasi meningkat menjadi kategori baik 75,29%, kategori cukup 20%, dan kategori kurang 4,71%. Sehingga pemberian edukasi DAGUSIBU berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan responden terkait dengan nilai p-value 0,000 < 0,05.
Copyrights © 2023