Perencanaan dan pengadaan obat merupakan bagian penting dari sistem pelayanan kefarmasian di klinik. Jika tidak sesuai, hal ini dapat menyebabkan kekosongan stok atau pemborosan anggaran. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kesesuaian antara perencanaan dengan pengadaan obat di Klinik Denti Sari. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan retrospektif menggunakan data LPLPO dan faktur pengadaan obat periode Juli–September 2024. Hasil menunjukkan bahwa 64 item obat memiliki kesesuaian 100%, sementara 16 item lainnya memiliki kesesuaian di bawah 50%. Bentuk sediaan semi padat memiliki persentase kesesuaian tertinggi (99,32%), disusul sediaan padat (89,16%) dan cair (84,77%). Faktor ketidaksesuaian di antaranya adalah perubahan kebutuhan, keterbatasan stok distributor, dan ketidaktepatan estimasi. Kesimpulannya, sistem perencanaan dan pengadaan di Klinik Denti Sari berjalan cukup baik namun memerlukan evaluasi lebih lanjut.
Copyrights © 2025