Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Profile Matching sebagai sistem pendukung keputusan dalam proses penerimaan peserta pelatihan ketenagakerjaan bagi penyandang disabilitas fisik di Sentra Terpadu Inten Soeweno Bogor. Metode ini digunakan untuk membandingkan profil calon peserta dengan profil ideal berdasarkan enam kriteria utama, yaitu jenis disabilitas, ijazah, usia, status DTKS, kondisi kesehatan, dan Activity Daily Living (ADL). Data penelitian terdiri dari 50 peserta dengan kuota 40 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Profile Matching mampu menghasilkan pemeringkatan peserta yang lebih objektif dan akurat dibandingkan proses seleksi manual. Uji validasi menggunakan korelasi Spearman menghasilkan nilai 0,89 yang menunjukkan tingkat hubungan sangat kuat antara hasil sistem dengan penilaian manual. Sistem yang dikembangkan dapat membantu Kementerian Sosial dalam meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi proses seleksi pelatihan ketenagakerjaan.
Copyrights © 2026