Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, merupakan salah satu sentra produksi kopi yang proses penyangraiannya masih dilakukan secara manual sehingga kurang efisien dan tidak seragam dalam mutu hasil. Penelitian ini bertujuan merancang dan menganalisis kinerja alat sangrai biji kopi berbasis gas burner dengan kapasitas 5 kg per siklus untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas proses produksi. Metode perancangan menggunakan pendekatan sistematis Pahl dan Beitz yang meliputi tahap perencanaan konsep, perancangan detail, pembuatan, dan pengujian kinerja. Dimensi drum sangrai yang dirancang memiliki diameter 35,5 cm dan panjang 48 cm dengan volume efektif yang mampu menampung ±5 kg biji kopi berdasarkan rata-rata massa jenis 706,15 gram/liter. Hasil pengujian menunjukkan bahwa dalam waktu penyangraian 90 menit terjadi penurunan massa rata-rata dari 5.000 gram menjadi 4.583,2 gram atau sebesar 9,09% akibat reduksi kadar air selama proses termal. Sistem transmisi menggunakan motor listrik yang dikombinasikan dengan gearbox, pulley, dan rantai untuk menghasilkan putaran drum yang stabil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat yang dirancang mampu meningkatkan konsistensi proses sangrai dan kapasitas produksi dibandingkan metode manual
Copyrights © 2026