Komunikasi dalam promosi kesehatan mempunyai peran penting dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat. Dalam perkembangannya, pendekatan komunikasi berbasis bukti mulai digunakan untuk meningkatkan efektivitas pesan kesehatan, namun penerapannya masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik komunikasi berbasis bukti dalam pemasaran sosial kesehatan masyarakat melalui tinjauan literatur. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur terstruktur dengan pencarian literatur dilakukan melalui Google Scholar. Sebanyak 20 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi dianalisis menggunakan pendekatan tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa komunikasi yang memadukan data dan cerita pengalaman lebih mampu menarik perhatian dan memengaruhi perilaku dibandingkan penyampaian informasi secara umum. Meskipun demikian, sebagian besar intervensi masih berfokus pada individu dan belum banyak melibatkan dukungan lingkungan sosial maupun kebijakan. Selain itu, keterlibatan kelompok rentan dalam proses penyusunan pesan masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk mengembangkan komunikasi yang lebih menyeluruh, melibatkan berbagai disiplin ilmu, serta membuka ruang partisipasi masyarakat agar hasilnya lebih efektif.
Copyrights © 2026