Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan UMKM Borditel melalui optimalisasi komoditas lokal umbi ungu (Ipomoea batatas L.) sebagai motor penggerak ekonomi kreatif. Selain itu, penelitian ini berupaya memetakan bagaimana inovasi produk dan efisiensi operasional dapat meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat di Desa Kramat, Pamekasan. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif dengan orientasi studi kasus. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan lima informan kunci dan observasi partisipatif, sedangkan data sekunder dikumpulkan melalui studi dokumentasi laporan keuangan tahun 2025. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Ruang lingkup teoritis difokuskan pada manajemen UMKM berbasis kearifan lokal dan teori ekonomi kreatif. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM Borditel berhasil mencapai kinerja finansial yang sehat dengan margin laba bersih sebesar 18,4% melalui strategi rantai pasok pendek. Inovasi produk berupa transformasi pasta umbi ungu menjadi varian rasa modern (cokelat, taro, vanila) terbukti mampu memperluas segmen pasar tanpa menghilangkan identitas tradisional. Penggunaan pemasaran digital yang efisien juga ditemukan sebagai kunci utama dalam menekan beban operasional sekaligus meningkatkan visibilitas produk di pasar luas. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini terbatas pada analisis laporan keuangan operasional dalam periode satu tahun dan berfokus pada satu lokus geografis spesifik di Kabupaten Pamekasan. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah melakukan studi longitudinal untuk melihat keberlanjutan usaha dalam jangka panjang serta membandingkan model serupa pada komoditas lokal yang berbeda di wilayah lain. Implikasi – Secara praktis, penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pelaku UMKM untuk melakukan kemitraan langsung dengan petani guna memutus rantai tengkulak. Secara teoritis, hasil penelitian memperkuat model pengembangan ekonomi inklusif di mana kreativitas mahasiswa dan sumber daya perdesaan dapat bersinergi untuk menciptakan nilai ekonomi baru yang kompetitif. Kebaruan – Penelitian ini menawarkan model baru integrasi Borditel (jajanan tradisional) dengan teknik value-added processing berbasis umbi ungu yang sebelumnya hanya dipandang sebagai komoditas mentah. Kebaruan terletak pada konvergensi antara pelestarian kuliner lokal dan adaptasi rasa modern dalam kerangka pemberdayaan masyarakat desa.
Copyrights © 2026