ABSTRACT Student satisfaction is a key indicator of educational service quality yet challenges often arise in student management services that can impact learning motivation. This study aims to analyze the level of student satisfaction and identify areas for improvement in student management services at SMP Negeri 8 Medan. This research utilizes a quantitative descriptive approach. Data were collected from 30 grade IX.2 students using a Likert-scale questionnaire covering five indicators: administrative services, information and communication, fairness, supporting facilities, and counseling. The findings indicate an overall satisfaction rate of 80.0% (score 4.00), falling within the "Satisfied" category. Specifically, four indicators (Information and Communication, Fairness, Counseling, and Administration) achieved "Very Satisfied" ratings. However, supporting facilities received the lowest score (68.6%), categorized as "Satisfied." Most students (76.7%) reported being satisfied with the services. These results suggest that while management is generally effective, school authorities should prioritize improving facilities to enhance the overall student experience. ABSTRAK Kepuasan siswa merupakan indikator penting dalam menilai kualitas layanan pendidikan, namun kendala dalam manajemen peserta didik sering kali masih ditemukan yang dapat berdampak pada motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan siswa dan mengidentifikasi aspek layanan peserta didik manajemen yang perlu ditingkatkan di SMP Negeri 8 Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan dari 30 siswa kelas IX.2 melalui kuesioner skala Likert yang mencakup lima indikator: layanan administrasi, informasi dan komunikasi, keadilan, fasilitas pendampingan, serta bimbingan dan konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan tingkat kepuasan siswa mencapai 80,0% (skor 4,00) yang termasuk dalam kategori “Puas”. Empat indikator (Informasi dan Komunikasi, Keadilan, Layanan BK, dan Administrasi) mencapai kategori "Sangat Puas". Namun, indikator fasilitas pendukung memperoleh skor terendah sebesar 68,6% dengan kategori "Puas". Sebagian besar siswa (76,7%) berada pada kategori puas. Temuan ini menunjukkan bahwa layanan manajemen sudah berjalan dengan baik, namun pihak sekolah perlu memberikan perhatian lebih pada peningkatan fasilitas pendukung kegiatan siswa.
Copyrights © 2026