Perkembangan teknologi informasi yang pesat meningkatkan kebutuhan akan sistem keamanan jaringan yang efektif, terutama pada organisasi dengan banyak pengguna dan perangkat yang terhubung ke jaringan. Ancaman seperti akses tidak sah, pencurian data, dan serangan siber menjadi tantangan dalam pengelolaan infrastruktur jaringan modern. Oleh karena itu, diperlukan solusi keamanan yang mampu mengontrol akses jaringan secara terpusat, salah satunya melalui penerapan Network Access Control (NAC) menggunakan Cisco Identity Services Engine (ISE). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Cisco ISE dalam meningkatkan keamanan akses jaringan pada simulasi infrastruktur TI modern. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen melalui perancangan topologi jaringan, instalasi sistem, konfigurasi kebijakan keamanan, serta pengujian fitur Secure Access, Posture Compliance, dan Device Administration menggunakan TACACS+. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cisco ISE mampu melakukan identifikasi perangkat, autentikasi dan otorisasi pengguna, serta menerapkan kebijakan keamanan secara otomatis berdasarkan identitas dan kondisi perangkat. Dengan demikian, implementasi Cisco ISE dapat meningkatkan keamanan jaringan, mengurangi risiko akses tidak sah, serta mendukung penerapan konsep keamanan jaringan berbasis identitas dan Zero Trust.
Copyrights © 2026