Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi dan nilai tukar rupiah terhadap nilai impor di Provinsi Sumatera Utara periode 2005–2021. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena fluktuasi nilai impor yang dipengaruhi oleh berbagai faktor makroekonomi, khususnya inflasi dan pergerakan nilai tukar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berbentuk time series yang diperoleh dari publikasi resmi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan pendekatan Ordinary Least Squares (OLS), yang didukung dengan uji asumsi klasik dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai impor, yang mengindikasikan bahwa inflasi bukan faktor utama dalam menentukan perubahan impor di Sumatera Utara. Sebaliknya, nilai tukar rupiah berpengaruh signifikan terhadap nilai impor, yang menunjukkan bahwa perubahan nilai tukar memiliki peran dominan dalam menentukan biaya dan permintaan impor. Secara simultan, inflasi dan nilai tukar rupiah berpengaruh signifikan terhadap nilai impor. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya menjaga stabilitas nilai tukar dalam mengendalikan impor, sementara pengendalian inflasi saja belum cukup efektif. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami dinamika ekonomi regional serta hubungan antara variabel makroekonomi dan perdagangan internasional.
Copyrights © 2026