Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh utang luar negeri dan cadangan devisa terhadap nilai tukar di Indonesia periode 2015–2024. Penelitian ini menggunakan data sekunder time series yang diperoleh dari World Bank dengan metode analisis regresi linear berganda menggunakan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial utang luar negeri berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai tukar dengan nilai signifikansi sebesar 0,011 < 0,05, yang mengindikasikan bahwa peningkatan utang luar negeri diikuti oleh peningkatan nilai tukar (pelemahan rupiah). Sementara itu, cadangan devisa berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap nilai tukar dengan nilai signifikansi sebesar 0,888 > 0,05. Secara simultan, utang luar negeri dan cadangan devisa berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar dengan nilai signifikansi sebesar 0,005 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,779 menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan variasi nilai tukar sebesar 77,9%. Penelitian ini menunjukkan bahwa utang luar negeri memiliki peran dominan dalam mempengaruhi pergerakan nilai tukar di Indonesia. Kata kunci: Cadangan Devisa, Utang Luar Negeri, Nilai Tukar
Copyrights © 2026