Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik penataan koleksi, proses temu kembali informasi, serta peran penataan koleksi dalam mendukung efisiensi temu kembali informasi di Perpustakaan Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan (PATGTL). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan Kepala Bagian Umum sebagai informan kunci, pustakawan sebagai informan utama, serta pemustaka sebagai informan pendukung, yang dilengkapi dengan observasi dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema yang berkaitan dengan penataan koleksi dan proses temu kembali informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penataan koleksi di Perpustakaan PATGTL dilakukan dengan sistem pengorganisasian berbasis tahun masuk koleksi yang disesuaikan dengan karakteristik dokumen teknis institusional. Proses temu kembali informasi berlangsung melalui pemanfaatan katalog perpustakaan yang dilanjutkan dengan pencarian fisik koleksi dengan bantuan pustakawan. Penataan koleksi berkontribusi langsung dalam mendukung efisiensi temu kembali informasi, namun efektivitasnya masih dipengaruhi oleh konsistensi penataan fisik koleksi, keterbatasan sumber daya manusia, serta belum optimalnya evaluasi koleksi secara berkala. Penelitian ini menegaskan bahwa penataan koleksi yang konsisten dan berkelanjutan merupakan faktor kunci dalam meningkatkan efisiensi layanan informasi di perpustakaan.
Copyrights © 2026