Pengelolaan sampah padat di wilayah pedesaan masih menghadapi kendala serius akibat keterbatasan infrastruktur dan rendahnya penerapan teknologi ramah lingkungan. Sebagian besar masyarakat masih membakar sampah secara terbuka, menghasilkan emisi partikulat dan gas berbahaya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mensimulasikan incinerator skala kecil sebagai alternatif sistem pembakaran tertutup yang efisien untuk pengelolaan sampah di pedesaan. Desain incinerator dibuat menggunakan SolidWorks 2024 dan dianalisis menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD) pada perangkat lunak ANSYS Fluent. Simulasi dilakukan dalam kondisi steady-state dengan model turbulensi Standard k–ε untuk mempelajari distribusi temperatur dan pola aliran udara di ruang bakar. Hasil simulasi menunjukkan bahwa temperatur maksimum mencapai 872–900 °C di zona inti pembakaran dengan distribusi panas vertikal yang stabil dan efisiensi termal sebesar 76,8%. Pola aliran udara membentuk kolom vertikal terpusat dengan kecepatan puncak 3,1 m/s, didukung turbulensi lokal yang memperbaiki pencampuran udara dan stabilitas nyala api. Temuan ini menunjukkan bahwa desain silinder vertikal dengan rasio tinggi terhadap diameter (H/D = 2,8) mampu menghasilkan pembakaran yang stabil, efisien, dan sesuai untuk skala desa. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan CFD efektif untuk mengoptimalkan desain incinerator sederhana sebagai teknologi tepat guna pengelolaan sampah padat di wilayah pedesaan Indonesia.
Copyrights © 2026