Tuntutan tugas yang kompleks dalam lingkungan militer menempatkan personel pada risiko penurunan kesejahteraan psikologis. Dalam konteks ini, hardiness menjadi karakteristik kepribadian yang berperan penting dalam menjaga ketahanan individu terhadap tekanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara hardiness dan psychological well-being pada anggota Tentara Nasional Indonesia, khususnya di Kompi Bantuan Batalion Zeni Tempur 4. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan melibatkan seluruh personel aktif sebagai partisipan. Data dikumpulkan menggunakan Dispositional Resilience Scale dan Psychological Well-Being Scale yang telah memenuhi kriteria reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi peringkat Spearman setelah melalui uji kualitas instrumen dan asumsi statistik. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara hardiness dan psychological well-being. Semakin tinggi tingkat hardiness yang dimiliki individu, semakin baik pula kesejahteraan psikologisnya dalam menghadapi tekanan tugas militer. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan karakter hardiness sebagai bagian dari strategi peningkatan kesehatan mental prajurit. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi institusi militer dalam merancang program pengembangan ketahanan psikologis guna mendukung kinerja dan kesejahteraan personel.
Copyrights © 2026