Transformasi digital dalam sistem pembayaran telah mengubah lanskap pengelolaan keuangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengaruh penggunaan pembayaran digital terhadap praktik pengelolaan arus kas dan transparansi keuangan UMKM. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus multipel diterapkan, melibatkan 14 pemilik/manajer UMKM di Kota Semarang yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipan, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan kerangka Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pembayaran digital mentransformasi pengelolaan arus kas melalui percepatan settlement (85,7%), otomatisasi pencatatan (92,8%), dan peningkatan efisiensi biaya (78,6%). Transparansi keuangan meningkat melalui ketersediaan audit trail digital (100%), pemisahan keuangan pribadi-usaha (71,4%), dan akurasi pencatatan (85,7%). Permintaan pelanggan dan kemudahan penggunaan menjadi pendorong utama, sementara gangguan konektivitas dan keterbatasan literasi digital menjadi penghambat. Penelitian ini memperkaya literatur adopsi fintech dengan perspektif kualitatif mengenai dampak pasca-adopsi pembayaran digital terhadap pengelolaan keuangan UMKM.
Copyrights © 2026