Pertumbuhan pasar modal syariah di Indonesia belum diimbangi oleh partisipasi Generasi Z, meskipun memiliki potensi besar sebagai investor masa depan. Kesenjangan ini muncul karena temuan penelitian sebelumnya masih menunjukkan hasil yang beragam terkait faktor psikologis dan nilai syariah yang memengaruhi niat investasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh attitude, subjective norms, perceived behavioral control, dan halal awareness terhadap niat investasi saham syariah dengan memasukkan pekerjaan, jenis kelamin, dan pendapatan sebagai variabel kontrol. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 162 responden Generasi Z Muslim dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil menunjukkan bahwa attitude (β = 0,289; p < 0,05), perceived behavioral control (β = 0,209; p < 0,05), dan halal awareness (β = 0,332; p < 0,05) berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat investasi, sedangkan subjective norms serta variabel kontrol tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, model signifikan (F = 23,510; p < 0,001) dengan nilai R² sebesar 0,517. Temuan ini menegaskan bahwa faktor internal dan nilai kehalalan lebih dominan dibandingkan faktor demografis dalam membentuk niat investasi Generasi Z serta memperkuat peran nilai religius dalam perilaku keuangan syariah.
Copyrights © 2026